Gue udh mulai harus serius ini sekarang nulis, udah bukan saatnya becanda-becada lagi ya Allaaaah, tolong jaga komitmen ini, dari mulai web dan semua hal yang gue tulis berceceran dimana mana, sekarang harus jauh lebih serius.
My God.
Banyak banget yang pengen gue share, pembahasan yang sekarang soal kebaikan.
pernah ga sih kita ngerasa KZL BAT! udah dibaik baikin, eh si Ganjelan Molen malah ngeselin / nyakitin.
rasanya pengen ngajak main ke kuburan terus gue kubur "Mampus lu mampus".
pada akhirnya kita jadi Anti social social Club, serius itu gue ga ngerti, Anti Social Social Club apaan HAHAHA.
kalo ada orang yang kayak nge baik baik in orang tapi feed back nya kurang menyenangkan, ibarat air susu dibales air tuba.
dikecawain sama orang yang udah kita baik-baikin, berjuang ke rumah nya hujan-hujanan, eh pas chat cuma di Read doang #eh.
sebelum gue ikut training ESQ, gue masihh kayak mikir gitu, mikir "yaelah belum tentu orang yang kita baikin, bisa baik lagi ke kita, jadi sewajarnya aja".
setelah proses Training ESQ dengan setiap jam nya keluar air mata, gue merasa dikuras lahir dan batin, ngingetin kita kalo kita dari mana kita berasal dan tujuan hidup kita sebenarnya.
gue flash back dari mulai gue SD sampe sekarang gue udah bangkotan, banyak hal yang perlu gue perbaiki, salah satunya berbuat baik.
ada 3 kebahagiaan (Rangkuman) :
gue ga akan bahas lebih detail tentang istilah ini, jadi gue coba buat contoh semudah mungkin.
1. Kebahagiaan secara IQ (Intelligence Quotient): Bahagia yang berdasarkan materi atau hal yang bisa dihitung.
misalnya : Awal gajian bahagia banget karena banyak uang, akhir bulan muka udh kayak kertas gorengan, berminyak.
berarti, kebahagiaan nya bisa terukur dari seberapa banyak dia punya uang.
2. Kebahagiaan secara EQ (Emotional Quotient ): Bahagia yang ketika lu melakukan sesuatu lu di puji dan lu bahagia, tetapi ketika apapun yang kita kerjain enggak ada feed back apa-apa, kita ngerasa sedih, kecewa, bete.
Kebahagiaan yang terukur dari Apresiasi, Pujian dan hal hal lainnya yang cenderung melibatkan perasaan.
3. Kebahagiaan secara SQ (Spiritual Quotient) : nah ini adalah yang paling penting dan kita sering lupakan, banyak negara - negara maju jumlah bunuh dirinya besar, bahkan artis-artis ternama pun memiih bunuh diri, karena salah satu nya mereka belum memiliki ini.
Kebahagiaan yang apapun dia lakukan buat manusia atau mahluk hidup lainnya, tanpa diberikan materi / uang, tanpa dapet pujian / apresiasi, dan semata-mata yang dia lakukan itu karena untuk kebaikan diri nya dan Tuhan, maka dia enggak akan pernah kecewa, dia akan terus bahagia. toh tujuannya memang bukan ingin dipuji dan dapet materi berlebihan bukan? semata mata yah pengen baik aja, ada Tuhan ko yang melihat, karena cuma Tuhan yang menyudahkan segala urusan.
nih ga percaya ? :
Terus gimana Man, kalo misalnya nih kita udah baik bat ke orang, eh tapi si Kardus Kalpanax ini nyakitin kita Man?
nah kembali ke niat kita diawal, udah dijelasin kan diatas?, soal kita ngebaikin dia teh pengen baik aja atau emang kita pengen dapet materi / apresiasi? , kalo pun niat kita udah lurus dan malah ditusuk atau dijahatin sama si Kardus Kalpanax, udah tenang aja, tugas kita berusaha dan berbuat baik, biar Tuhan yang menentukan, Segala kebaikan akan dibalas dengan kebaikan lagi, kalo bukan dapet kebaikan dari Kardus Kalpanax ini, bisa dapet kebaikan kebaikan dari yang lain dan dengan cara yang terbaik. biasanya Tuhan memberikan yang lebih dari kebaikan yang kita kasih, sudah dijelaskan di Al Quran ko.
gue ga akan bahas lebih detail tentang istilah ini, jadi gue coba buat contoh semudah mungkin.
1. Kebahagiaan secara IQ (Intelligence Quotient): Bahagia yang berdasarkan materi atau hal yang bisa dihitung.
misalnya : Awal gajian bahagia banget karena banyak uang, akhir bulan muka udh kayak kertas gorengan, berminyak.
berarti, kebahagiaan nya bisa terukur dari seberapa banyak dia punya uang.
2. Kebahagiaan secara EQ (Emotional Quotient ): Bahagia yang ketika lu melakukan sesuatu lu di puji dan lu bahagia, tetapi ketika apapun yang kita kerjain enggak ada feed back apa-apa, kita ngerasa sedih, kecewa, bete.
Kebahagiaan yang terukur dari Apresiasi, Pujian dan hal hal lainnya yang cenderung melibatkan perasaan.
3. Kebahagiaan secara SQ (Spiritual Quotient) : nah ini adalah yang paling penting dan kita sering lupakan, banyak negara - negara maju jumlah bunuh dirinya besar, bahkan artis-artis ternama pun memiih bunuh diri, karena salah satu nya mereka belum memiliki ini.
Kebahagiaan yang apapun dia lakukan buat manusia atau mahluk hidup lainnya, tanpa diberikan materi / uang, tanpa dapet pujian / apresiasi, dan semata-mata yang dia lakukan itu karena untuk kebaikan diri nya dan Tuhan, maka dia enggak akan pernah kecewa, dia akan terus bahagia. toh tujuannya memang bukan ingin dipuji dan dapet materi berlebihan bukan? semata mata yah pengen baik aja, ada Tuhan ko yang melihat, karena cuma Tuhan yang menyudahkan segala urusan.
nih ga percaya ? :
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,…”
(Q.S: al-Isra’: 7)
“Dan Barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, Sedang dia yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya telah berpegang kepada buhul (tali) yang kokoh. Hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan”
(Q.S: Luqman : 22)
nah kembali ke niat kita diawal, udah dijelasin kan diatas?, soal kita ngebaikin dia teh pengen baik aja atau emang kita pengen dapet materi / apresiasi? , kalo pun niat kita udah lurus dan malah ditusuk atau dijahatin sama si Kardus Kalpanax, udah tenang aja, tugas kita berusaha dan berbuat baik, biar Tuhan yang menentukan, Segala kebaikan akan dibalas dengan kebaikan lagi, kalo bukan dapet kebaikan dari Kardus Kalpanax ini, bisa dapet kebaikan kebaikan dari yang lain dan dengan cara yang terbaik. biasanya Tuhan memberikan yang lebih dari kebaikan yang kita kasih, sudah dijelaskan di Al Quran ko.
“Tidak ada balasan (atas) Kebaikan, kecuali Kebaikan pula"
(Q.S: Ar-rahman : 60)
Jadi masih mau pilih pilih dan ragu buat berbuat baik sama orang lain? yuk kita check apa sih yang buat kita bahagia dan kenapa kita belum merasa bahagia?, kebahagiaan akan dibahas di next post. Apapun yang saya tulis ini buat diri saya sendiri, semoga bermanfaat.







0 komentar:
Posting Komentar